A world without love is a chaos

Because love can unite everyone.

Rabu, 09 Maret 2016

“The Choice” Ahmed Deedad: Saya dan Dominee


ahmet deedat 
 
Berikut bagian dari karya besar Ahmed Deedad berjudul The Choice yang sangat terkenal.

PERTEMUAN BESAR PERTAMAKU
“Katakanlah, ‘Terangkanlah kepadaku, bagaimanakah pendapatmu jika Al-Qur’an itu datang dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarinya dan seorang saksi dari Bani lsrail mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang disebut dalam) Al-Qur’an …’ “(QS. Al-Ahqaaf: 10).
Saudara ketua, ibu-ibu dan bapak-bapak,
Tema pembicaraan sore ini “Apa Yang Dikatakan Injil Tentang Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, tiada keraguan hal ini tentu mengejutkan kebanyakan Anda karena pembicara adalah seorang Muslim. Bagaimana bisa terjadi seorang Muslim menjelaskan secara terperinci ramalan kitab orang Yahudi dan Kristen?
Sebagai anak muda, sekitar 30 tahun yang lalu, saya menghadiri serangkaian ceramah keagamaan oleh seorang ahli ilmu agama kristen, yang terhormat Pendeta Hiten, pada “Theatre Royal”, Durban.
 
Paus atau Kissinger?
Pendeta yang terhormat ini, menjelaskan secara terperinci ramalan-ramalan Injil. Ia terus membuktikan bahwa kitab Injil meramalkan kebangkitan Sovyet Rusia dan hari akhir. Pada satu tahap ia melanjutkan pembuktian lebih luas bahwa kitab sucinya tidak menghilangkan Paus dari ramalannya. Dengan penuh semangat ia berbicara panjang lebar untuk meyakinkan pendengarnya bahwa “Beast 666” yang disebutkan dalam kitab wahyu tersebut –kitab terakhir dari Perjanjian Baru– adalah Paus, pendeta Kristus dibumi. Tidak pantas bagi kita umat Islam untuk ikut dalam pertentangan anfara Katholik Roma dan Protestan ini. Tetapi, penjelasan terakhir orang Kristen mengatakan bahwa “Beast 666” pada kitab Injil adalah Dr. Henry Kissinger.
Sarjana-sarjana Kristen berlaku jujur dan tak kenal lelah dalam usahanya membuktikan kasus mereka.
Ceramah Pendeta Hiten membuat saya bertanya jika kitab Injil meramalkan banyak hal –bahkan termasuk “Paus” dan “Israel”– maka tentunya harus ada sesuatu yang mengatakan tentang kedermawanan terbesar dari umat manusia –Nabi suci Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.
Sebagai pemuda saya mulai mencari jawabannya: Saya menemui banyak pendeta, menghadiri ceramah dan membaca segala sesuatu yang dapat saya hubungkan dengan ramalan Injil. Malam ini saya akan menceritakan kepada Anda satu dari tanya jawab-tanya jawab ini dengan seorang dominee dari Gereja Reformasi Belanda.
 
Angka Keberuntungan 13
Saya diundang ke Transvaal untuk berbicara pada peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Saya mengetahui bahwa di propinsi tersebut bahasa Afrika digunakan secara umum, bahkan oleh bangsa saya sendiri, saya merasa harus sedikit belajar bahasa ini, sehingga dapat merasa sedikit seperti di rumah sendiri dengan masyarakat tersebut. Saya membuka buku petunjuk telepon dan mulai menelpon para pembicara gereja Afrika. Saya menyatakan maksud saya kepada para pendeta bahwa saya tertarik berdialog dengan mereka, tetapi mereka semua menolak permintaan saya dengan permohonan maaf yang dapat diterima. Angka 13 adalah angka keberuntungan saya. Telepon ke 13 membuat saya merasa senang dan lega. Van Heerden, seorang dominee, setuju untuk bertemu saya di rumahnya pada Sabtu siang, sehingga saya harus pergi ke Transvaal.
Dominee menerima saya di Beranda dengan sambutan yang bersahabat, dan berkata jika saya tidak keberatan, ia akan senang jika ayah mertuanya yang berasal dari Free State (seorang pria tua berumur 70-an) bergabung dengan kami dalam diskusi. Saya tidak keberatan. Kami bertiga duduk di perpustakaannya.
 
Mengapa Tidak Ada?
Saya mengajukan pertanyaan, “Apakah yang dikatakan Injil tentang Muhammad?”
Tanpa ragu-ragu ia menjawab, “Tidak ada!”
Saya bertanya, “Mengapa tidak ada? Berdasarkan penafsiran Anda Injil mengatakan banyak hal tentang kebangkitan Soviet Rusia dan tentang hari akhir, bahkan ten-tang Paus dari Katholik Roma?”
Dia berkata, “Ya, tetapi tidak ada tentang Muhammad!”
Saya bertanya lagi, “Mengapa tidak ada? Muhammad seorang yang bertanggungjawab membawa jutaan pengikutnya menjadi sebuah komunitas yang mendunia, yang dengan pengaruhnya, percaya pada:

  1. Keajaiban kelahiran Yesus,
  2. Bahwa Yesus adalah Mesias,
  3. Bahwa dengan izin Tuhan, Ia dapat menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang buta sejak lahir dan penderita kusta.
Tentunya kitab tersebut (Injil) mengatakan sesuatu tentang pemimpin besar manusia ini, yang berkata sangat baik tentang Yesus dan ibunya Maryam?” (Kesejahteraan untuk mereka berdua).
Orang tua dari Free State menjawab, “Anakku, saya telah membaca Injil selama 50 tahun lebih danjika terdapat sesuatu yang menyinggung tentang Muhammad, saya akan mengetahuinya.”
 
Tidak Ada Nama Itu
Saya bertanya, “Menurut Anda, bukankah di dalam Perjanjian Lama terdapat ratusan ramalan sehubungan dengan kedatangan Yesus”.
Dominee menyela, “Bukan ratusan, bahkan ribuan!”
Saya berkata, “Saya tidak akan memperdebatkan 1001 ramalan di Perjanjian Lama sehubungan dengan kedatangan Yesus Kristus, karena umat Islam di seluruh dunia telah menerimanya tanpa perlu pembuktian dari ramalan Injil mana pun. Kami umat Islam secara defacto telah menerima Yesus dengan pengaruh Muhammad saja, dan saat ini di dunia terdapat tidak kurang dari 900.000.000 pengikut Muhammad yang mencintai, memuliakan dan menghormati utusan Tuhan yang besar ini –Yesus Kristus– tanpa perlu diyakinkan oleh umat Kristen melalui arti Injil dalam dialek bahasa mereka. Dari ribuan ramalan tersebut, dapatkah Anda menunjukkan satu saja ramaian yang menyebutkan nama Yesus? Istilah Mesias yang diterjemahkan Kristus adalah bukan nama tetapi sebuah sebutan. Adakah sebuah ramalan yang mengatakan bahwa nama Mesias akan menjadi Yesus dan nama ibunya akan menjadi Maria; bahwa yang seharusnya menjadi ayahnya adalah Yusuf si tukang kayu; bahwa ia akan lahir pada masa pemerintahan raja Hero dan lain-lain?
“Tidak! Tidak ada perincian seperti itu!” jawab Dominee.
Saya bertanya, “Lalu bagaimana Anda menyimpulkan bahwa ribuan ramalan tersebut mengacu kepada Yesus?”
 
Apakah Ramalan Tersebut?
Dominee menjawab, “Perhatikan, ramalan adalah kata-kata yang menggambarkan sesuatu yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Ketika hal itu terjadi, kita lihat secara nyata pemenuhan atas apa yang telah diperkirakan di masa lalu dalam ramalan-ramalan tersebut.”
Saya berkata, “Apa yang sebenarnya Anda lakukan adalah bahwa Anda menyimpulkan, mencari alasan, menempatkan dua dan dua bersama-sama.”
Dia berkata, “Ya.”
Saya berkata, “Jika ini yang Anda lakukan dengan ribuan ramalan untuk membenarkan pendapat Anda tentang keaslian Yesus, mengapa kita tidak melakukan sistem yang sama untuk Muhammad? Dominee setuju hal tersebut adalah argumen yang adil, alasan yang dapat diterima dalam memperlakukan masalah tersebut.
Saya memintanya untuk membuka Ulangan, pasal 18, ayat 18 (kitab kelima dari kitab Yahudi dan Kristen). Saya membaca ayat tersebut berdasarkan ingatan dalam versi Afrika, dengan tujuan sedikit berlatih bahasa yang digunakan bangsa di Afrika Selatan tersebut.
‘N Profeet Sal Ek Vir Hulle
Verwek Uit Die Midde Van Hulle Broers,
Soos Jy Is,
En Ek Sal My Woorde In Sy Mond Le,
En Hy Sal Aan Hulle Se
Alles Wat Ek Hom Beveel
Deut. 18:18
Terjemahannya sebagai berikut:
“Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.” (Injil-Ulangan 18: 18)
 
Nabi Seperti Musa
Saya meminta maaf karena pelafalan yang tidak jelas dalam membacakan versi tersebut dalam bahasa Afrika. Dominee meyakinkan saya bahwa saya melakukannya dengan baik. Saya bertanya, “Kepada siapa ramalan tersebut ditujukan?”
Tanpa keraguan sedikit pun dia menjawab, “Yesus!”
Saya bertanya, “Mengapa Yesus, namanya tidak disebut di sini?”
Dominee menjawab, “Karena ramalan adalah kata-kata yang menggambarkan sesuatu yang akan terjadi pada masa yang akan datang, kita temukan kata-kata dalam ayat ini cukup melukiskannya. Anda lihat, kata yang paling penting dari ramalan ini adalah Soos Jy Is (like unto thee), –seperti kamu– seperti Musa, dan Yesus seperti Musa.
Saya bertanya, “Dalam hal apa Yesus seperti Musa?”
Jawabannya adalah; “Pertama, Musa adalah seorang Yahudi dan Yesus juga seorang Yahudi; Kedua, Musa adalah seorang nabi dan Yesus juga seorang nabi karena itu Yesus seperti Musa dan itu tepat sekali seperti yang dikatakan Tuhan kepada Musa– Soos Jy Is.
“Dapatkah Anda pikirkan persamaan-persamaan lain antara Musa dan Yesus?” tanya saya.
Dominee mengatakan ia tidak dapat memikirkan yang lain. Saya membalas, “Jika hanya dua kriteria ini saja untuk menentukan calon dalam ramalan pada Ulangan 18: 18, maka untuk kasus ini kriteria dapat dipenuhi oleh setiap tokoh setelah Musa pada kitab Injil: Solomon, Yesaya, Ezekiel, Daniel, Hosea, Yoel, Malachi, Yohanes Pembaptis dan lain-lain, karena mereka semua juga seorang “Yahudi” dan “Nabi”. Mengapa tidak menerapkan ramalan tersebut kepada salah satu nabi-nabi ini, dan mengapa harus Yesus? Mengapa kita harus menganggap yang satu ikan sementara yang lainnya unggas?” Dominee tidak menjawab.
Saya meneruskan, “Perhatikan, kesimpulan saya adalah Yesus hampir tidak seperti Musa, dan jika salah, saya akan senang jika Anda meluruskan saya.”
 
Tiga Ketidaksamaan
Sambil berkata, saya memberi alasan kepadanya:
Pertama, Yesus tidak seperti Musa, karena, menurut Anda “Yesus adalah Tuhan”, tetapi Musa bukanlah Tuhan. “Apakah hal ini benar?” saya bertanya kepada Dominee.
Dominee menjawab, “Ya.”
Saya berkata, “Karena itu Yesus tidak seperti Musa!”
Kedua, menurut Anda “Yesus Mati Untuk Dosa-dosa Dunia”, tetapi Musa tidak mati untuk hal tersebut. “Apakah hal ini benar?” saya bertanya kepada Dominee.
Dia menjawab lagi, “Ya.”
Saya berkata, “Karena itu Yesus tidak seperti Musa!”
Ketiga, menurut Anda “Yesus Pergi Ke Neraka Selama Tiga Hari”, tetapi Musa tidak masuk ke sana. “Apakah hal ini benar?” saya bertanya kepada Dominee.
Dia menjawab tanpa perlawanan, “Ya.”
Saya menyimpulkan, “Karena itu Yesus tidak seperti Musa!”
“Tetapi …,” kata Dominee menyela.
Saya lanjutkan dulu, kataku, “ini semua bukanlah fakta yang sukar, kokoh dan nyata. Hal ini adalah persoalan keyakinan belaka di mana seorang awam dapat tersandung dan jatuh. Marilah kita diskusikan sesuatu yang sangat sederhana, sangat mudah, yang jika orang awam diundang untuk mendengar diskusi tersebut mereka tidak akan kesulitan mengikutinya, bagaimana?” Dominee sangat senang dengan usulan tersebut.(rs/Kristolog)
 
sumber: yasirmaster.blogspot.co.id

Selasa, 01 Maret 2016

Misteri Alam Semesta : Mengapa Alien Tidak Menghubungi Manusia

Misteri alam semesta selamanya akan menjadi misteri bagi manusia sampai ditemukannya hasil-hasil penemuan baru. Namun seiring dengan ditemukannya hal-hal baru, seolah selalu ditemukan lagi misteri lain yang baru, sehingga tak henti-hentinya para peneliti selalu mencari terobosan baru. Berukut adalah lima misteri alam semesta yang menunggu untuk dipecahkan:

1.Perlombaan antar materi dengan antimateri tiada akhirnya.
Dalam proses membangun alam semesta, materi mendapatkan kemenangan, hal ini mungkin yang terbaik bagi kita, manusia. Namun, apa yang tersirat di dalamnya ini ? Hal ini menyiratkan bahwa di segenap alam semesta terdapat asimetri yang langka yaitu "Hanya ada materi, tidak ada antimateri".
Hilangnya antimateri melanggar hukum fisika, namun sejauh ini, para ilmuwan masih belum bisa membuat penjelasan yang pasti. Ada hipotesis yang menyebutkan bahwa di ruang alam semesa terdapat sebuah inti, antimateri, ia bagaikan sebuah gudang penyimpanan antimateri, dan saat ini bersembunyi di suatu tempat di alam semesta. Stasiun Luar Angkasa Internasional mendirikan tim AMS Expérience untuk melakukan studi khusus ini.
 
2. Materi gelap yang tak terlihat dari materi gelap.
Materi umum yang kita saksikan secara kasat mata, hanya merupakan sebagian kecil dari alam semesta. Para ilmuwan memperkirakan bahwa materi gelap di ruang alam semesta lebih dari 10 kali lipat dari materi umum di alam semesta. Bahkan materi gelap non regular lebh besar 50 kali dari materi umum. Dengan kata lain, manusia mengira hanya ada materi di alam semesta, tidak ada materi lain, padahal tidak demikian halnya. Keberadaan materi gelap memungkinkan kita untuk dapat menjelaskan peran dari gravitasi tertentu. Tapi apa sebenarnya yang membentuk materi gelap ini ? hingga kini masih sangat misterius.
 
3. Energi gelap : Bapak kegelapan alam semesta.
Bahkan Einstein sekalipun, juga baru mengakuinya setelah cukup lama berselang bahwa alam semesta terus mengembang. Namun, dengan mempertimbangkan energi gravitasi, pengembangan ini seharusnya melambat, dan perkembangan alam semesta juga akan semakin lambat.
Namun, beberapa ilmuwan malah menemukan kondisi yang sepenuhnya terbalik. Dikatakan alam semesta masih terus berkembang pesat, oleh karena tidak mampu menjelaskan fenomena ini, para ilmuwan mengaggap ada suatu kekuatan yang ikut memepercepat proses energi hitam ini. dan mungkin inilah "sisi lain yang tidak diketahui dari gravitasi".
 
4. Berapa sebenarnya dimensi alam semesta.
Untuk menyatukan kedua sisi fisika, mekanika kuantum dan relativitas umum, sisi ketiga yang disebut "teori string" mengusulkan keberadaan dimensi lain, yaitu selain ruang tiga dimensi yang kita kenal, ditambah dengan waktu, juga ada enam dimensi, sehingga total terdapat sepuluh dimensi.
Enam dimensi terakhir tersebut tidak bisa kita ketahui, atau karena ia sangat kecil, atau kita belum memiliki kemampuan kognitif untuk mengeksplorasi dan mengembangkannya. Akselerator energi tinggi CERN (the European Organization for Nuclear Research) berusaha untuk mengurai rahasia ini.
 
5. Mengapa alien tidak mengadakan kontak dengan kita.
Terkait masalah yang seakan-akan tampak seperti film fiksi ini, saat ini ada beberapa jawaban :
- Kita adalah satu-satunya makhluk yang hidup di ruang alam semesta raksasa ini, sementara yang namanya makhluk luar angkasa atau alien tidak lebih hanya sebuah mimpi semata.
- Mungkin makhluk luar angkasa selain tidak memiliki telepon, juga tidak memiliki Internet. Artinya, mereka belum memiliki sarana teknis yang memadai untuk kontak dengan manusia.
- Sejarah peradaban manusia hanya seberkas kecil dari ruang alam semesta, di suatu tempat di ruang angkasa, kemungkinan terdapatnya peradaban lain di masa yang sama sangatlah kecil.
- Hipotesa terakhir adalah, mungkin mereka sama sekali tidak berniat menjadi teman facebook kita. Namun, mereka memiliki alasannya sendiri, sementara nalar manusia tidak bisa menjelaskan semuanya. (bayvoice/jhon/ran)
 
sumber: yasirmaster.blogspot.co.id

Wanita Inggris Mengaku Telah Berulang Kali Diculik Alien Diduga untuk Mengambil Energinya

Wanita Inggris Samantha McDonald menyatakan bahwa sekitar 20 tahun lalu, ia telah berulang kali diculik oleh alien. Tujuannya adalah untuk merebut energi dan rohnya.
Baru-baru ini dalam sebuah wawancara program (This Morning) televisi Inggris ITV, McDonald mengatakan dari awal 1990-an sampai tahun lalu , ia telah berulang kali diculik oleh alien. Dia menggambarkan pengunjung extraterrestrial tersebut sebagai "pria abu-abu kecil" dan "reptil". Mereka percaya bahwa mereka bekerja sama .
McDonald mengatakan bahwa ia bertanya kepada alien mengapa mereka ingin menculiknya?
Alien mengatakan bahwa mereka menginginkan esensi energi dan rohnya. Dia menganggap bahwa alien suka energi yang dilepaskannya ketika meditasi, maka itu mereka mencarinya.
Ketika ditanya tentang kondisi ketika diculik, McDonald mengatakan tidak ingat lagi. Dia menjelaskan bahwa ingatan akan dihapus setelah diculik oleh alien, hanya merasa dia pernah pergi ke suatu tempat, tapi kenangan situasi yang sebenarnya tidak dapat dipulihkan.
Moderator mempertanyakan mengatakan apakah itu bukan mimpi?
McDonald menjawab, tentu saja bukan mimpi, karena itu adalah kondisi seperti tubuh yang dirasuki dan jiwa dikendalikan, yaitu kesadaran orang lain masuk ke dalam otak manusia, dan setelah sadar, manusia akan menemukan ada jejak lubang jarum pada tubuh, memar, goresan dan tanda lainnya.
Setahun bekangan, alien tidak menculiknya lagi, McDonald mengatakan dia tidak khawatir diculik lagi. Dia telah terlalu banyak mengalaminya, ia mencoba menenangkan dirinya dalam menghadapi hal-hal seperti itu.
Wawancara "This Morning" terhadap McDonald adalah bagian dari topik paranormal dalam seminggu. Program ini juga akan mewawancara beberapa tamu paranormal yang mengklaim diri mereka telah berpengalaman, termasuk orang-orang pernah melihat hantu dan memiliki kemampuan telekinesis.
Sebelum topik khusus mingguan itu, "This Morning" melakukan survey kepada penonton tentang pandangan mereka terhadap paranormal. Dalam 1.500 pria dan wanita responden, sekitar sepertiga orang menganggap telah melihat UFO, dan 4 % orang mengaku pernah mengalami kejadian aneh seperti McDonald yang diculik oleh alien. (lim/rahmat)
 
sumber: yasirmaster.blogspot.co.id

Koin Berusia 1.000 Tahun Ditemukan

Sebanyak 5.000 keping uang perak ditemukan di London dalam kondisi prima. Koin Berusia 1.000 Tahun Ditemukan

(thinkstockphoto)

Pemburu harta karun amatir mengungkap salah satu timbunan uang logam kuno terbesar yang pernah ditemukan di Inggris.
Satu kelompok pemburu harta karun menggunakan alat pendeteksi logam di dekat kota Aylesbury di luar ibu kota London.
Dalam proses pencarian tersebut, mereka dikejutkan dengan temuan lebih dari 5.000 keping uang perak dalam kondisi prima yang tersimpan di dalam bak dan terkubur tidak terlalu dalam.
Uang logam perak itu diperkirakan berusia lebih dari 1.000 tahun. Uang logam bercirikan wajah-wajah raja Anglo Saxon.
Selanjutnya temuan harta karun itu akan dibawa ke Museum Inggris untuk diperiksa sebelum ditetapkan oleh pihak berwenang apakah uang logam itu adalah harta karun sah.
Bila pihak berwenang menetapkan temuan uang logam sebagai harta karun sah maka setiap orang yang menemukannya akan mendapat bagian.
Nilai uang logam kuno itu ditaksir US$1,5 juta. Pemilik tanah lokasi penemuan harta karun juga akan mendapat bagian.

sumber: yasirmaster.blogspot.co.id

Temuan Logam Mitos di Italia Kuak Lokasi Kota Atlantis?

Batang logam dianggap sesuai dengan yang digambarkan Plato.


Gambaran Kota Atlantis yang hilang ditelan lautan

Sekelompok arkeolog kelautan berhasil menemukan logam mitos di Pantai Sisilia, kota Gela, Italia, yang diduga kuat merupakan logam dari kota hilang Atlantis.

Peneliti itu menemukan 39 batang logam yang diyakini sebagai orichalcum, logam paling berharga dalam kisah kota Atlantis karya filosof Plato. Logam mitos ini disebutkan lebih berharga daripada logam emas.

Arkeolog Badan Pengawasa Laut Sisilia, Sebastioano Tusa, dilansir Daily Mail, Jumat 9 Januari 2015, mengungkapkan puluhan batang logam itu ditemukan tenggelam di dasar laut dan terletak di antara bangkai kapal dagang berusia 2600 tahun. Kapal itu tenggelam di kedalaman 1000 meter. Ia yakin logam itu termasuk  logam yang paling berharga.

Analisis temuan menunjukkan logam itu terbuat dari paduan tembaga (75-80 persen), seng (15-20 persen), serta terdapat jejak nikel, timah dan besi.

"Kami mengetahui orichalcum dari teks kuno dan beberapa benda hias. Temuan yang ada belum pernah ada yang serupa logam ini," jelas Tusa.

Jika benar logam yang ditemukan tim peneliti Tusa itu adalah orichalcum, maka makin mengundang pertanyaan mengenai lokasi kota Atlantis yang digambarkan Plato. Sebab dalam karya Critias, filosof Yunani itu menggambarkan Atlantis gemerlap dengan logam berkilau merah itu.

"Temuan ini menegaskan sekitar satu abad setelah berdirinya (kota Atlantis) pada 689 Sebelum Masehi, wilayah Gela tumbuh menjadi sebuah kota yang kaya dengan perajin artefak berharga," kata dia.

Sejauh ini beberapa wilayah diduga sebagai lokasi kota Atlantis yang hilang. Setidaknya ada 13 wilayah yang disebut-sebut sebagai kota Atlantis di masa lalu, termasuk spekulasi terkubur di wilayah Indonesia


sumber: yasirmaster.blogspot.co.id

Tujuh Arkeolog Terbaik

Berbagai penemuan hebat dari zaman dahulu tak lepas dari campur tangan arkeolog handal. Siapa saja arkeolog handal itu?


1. Sir W.M. Flinders Petrie (1853-1942)
  Petrie lahir dengan latar belakang penjelajah. Kakeknya seorang navigator asal Inggris pertama yang mengelilingi Australia. Kegiatan arkeologi Petrie membawanya ke Mesir. Ia menjadi orang pertama ahli Mesir Kuno di University Collage London, Inggris. Perjalannya berlanjut di Palestina. Petrie pun menjadi pelopor dalam penggunaan metode ilmiah dalam bidang arkeologi, terutama dalam pengkategorian artefak. Ia juga orang pertama yang berhasil mencocokan jenis tembikar dengan budaya dan periode waktu asal artefak, bahkan merekonstruksi situs sejarahnya. Patrie memperkenalkan metode seriation, pendekatan ini memungkinkan para arkeolog untuk membangun kronologi waktu dengan akurat. Metode ini terus digunakan hingga ditemukan metode baru yakni penggunaan karbon. Karena dipenuhi dengan hasil penemuan arkeologinya, museum di University Collage London pun memberi nama museum Petrie.
2. Sir Mortimer Wheeler (1890-1976)
 Lahir di Glasgow, Skotlandia, Wheeler adalah ahli arkeologi yang menekankan pentingnya mendokumentasikan catatan stratigrafi. Ia menggunakan kotak-kotak dan sistem dimensi grid untuk melaporkan penemuan, sementara arkeolog lain berfokus pada pencarian benda antic. Wheeler bekerja di banyak negara, seperti Inggris, Perancis, dan India. Di India, ia menjalankan tugas sebagai Direktur Jenderal Arkeologi yang membantu masyarakat umum mengenal arkeologi melalui buku, penampilan di TV dan radio. Di tahun 1952, ia dianugerahi gelar bangsawan.
3. Dame Kathleen Kenyon (1906-1978). 
 Kenyon, arkeolog wanita yang berfokus pada penggalian di Tanah Suci. Penelitian ilmiah yang berfokus mencari tahu peninggalan arkeologi di Tanah Suci. Ia berperan mengubah ‘kekakuan’ penelitian akademik pada Holy Land. Kenyon adalah orang pertama yang menggali situs arkeologi dalam cerita di Kitab Suci, seperti Kota Jericho (1950-an) dan Yerusalem (1960-an). Wanita ini juga menemukakan ‘usia’ sebenarnya dari Tanah Suci, contohnya bahwa Jericho pertama kali dibangun pada periode Neolitik.
4. John Lloyd Stephens (1805-1852). 
 Stephens bukanlah seorang arkeolog melainkan penjelajah. Namun ia berhasil mengungkap peradaban suku Maya. Di tahun 1839, Stephens menjadi ambassador bagi Amerika Tengah kemudian bersama Frederick Catherwood membuat sebuah buku. Berjudul Incidents of Travel in Central America, Chiapas and Yucatán, dalam bukunya berisi peta dan hal-hal yang mereka lihat dalam penjelajahan. Mungkin mereka bukanlah orang pertama yang menjelajahi peradaban Maya. Namun Stephens dan Catherwood  adalah orang pertama yang mendokumentasikan melalui tulisan rinci kehidupan suku Maya. Hasil tulisan mereka membuat bidang arkeologi Mesoamerika berkembang, khususnya kehidupan suku Maya.
5. Tom Dillehay.
Saat ini menjadi professor di Vanderbilt University, Nashville, Tennesse. Di akhir tahun 1970an, Dillehay pernah bekerja di Cili dan di awal 1980an ia melakukan penelitian pada situs Monte Verde. Dillehay menantang teori Clovis tentang kedatangan manusia pertama di Amerika.
6. David Stuart. 
 Pria ini mempunyai kemampuan membaca hieroglif Maya dan telah mengubah cara berpikir dunia tentang suku ini. Di usianya ketiga, bersama ayahnya, George Stuart -ahli suku Maya- dan arkeolog dari National Geographic, Stuart mengunjungi situs bersejarah Maya. Ia tumbuh bersama reruntuhan Maya dan menerbitkan sebuah makalah pada usia 14 tahun. Di usia 18 tahun, ia berhasil memecahkan ‘sandi’ suku Maya dan di diberi gelat ‘genius’ oleh MacArthur Foundation. Hingga sekarang David Stuart tetap menjadi ahli prasasti Maya.
7. Sarah Parcak. 
 Seorang ahli Mesir yang sekarang berada di University of Alabama, Birmingham. Parcak adalah pengguna foto satelit pertama untuk mengetahui situs arkeologi. Wanita ini menggunakan metode panjang gelombang cahaya untuk mengidentifikasi pola-pola peninggalan bersejarah. “Kami menggunakan bantuan foto satelit untuk mengetahuo apa yang ada di bawah tanah seperti peradaban, hutan, maupun tanah,” paparnya. Parcak menyebut dirinya space archaeologist, dan menulis buku. Saat ini ia menjadi penjelajah National Geographic.

sumber: yasirmaster.blogspot.co.id

Blogger Visitors

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More