A world without love is a chaos

Because love can unite everyone.

Jumat, 13 April 2012

Saniang Baka Desaku


Saniang Baka adalah salah satu desa yang terletak di kabupaten Solok, Sumatera barat. jaraknya dari kota solok sekitar 14 Km.
Saniang Baka terbagi dalam beberapa wilayah. yaitu:
1. kapalo labuh
2. balai gadang
3. balai lalang
4. balai batingkah
5. balai panjang
6. pinang
7. aia angek

Saniang Baka terkenal dengan pendidikannya. ini dibuktikan dengan banyaknya sekolah yang tersebar di wilayah Saniang Baka. seperti: 2 sekolah sederajat SMA, 2 sekolah sederajat SMP, 6 sekolah sederajat SD, dan 3 TK/playgroup.
selain dengan pendidikannya, Saniang baka juga dikenal sebagai desa yang agamis. setiap wanitanya enggan untuk tidak memakai jilbab ketika keluar rumah. Saniang Baka memiliki mesjid yang begitu di banggakan. yaitu  mesjid raya saniang baka. selain mesjid raya, Saniang Baka juga memiliki Masjid taqwa Muhammadiyah, dan beberapa mushala.

MESJID RAYA SANIANG BAKA


Dan ada juga sebuah mushala yang masih dalam proses tahap pembangunan

 

Saniang Baka juga bersebelahan dengan danau terbesar di Sumatera Barat. yaitu danau Singkarak.


Salah satu kegiatan nelayan



sebagian masyarakat saniang baka berprofesi sebagai petani dan nelayan.

 
Saniang baka juga memiliki kuliner yang khas. yaitu, Samba Lado Masik ( sambal kering), ikan bakar, Dan goreng lauk bilih ( bilih merupakan ikan kecil yang hidupnya hanya di danau singkarak).

Posted by: Miftahul Risqianto Almaghribi

Rabu, 11 April 2012

Sejarah Linkin Park

Linkin Park adalah grup musik beraliran nu metal dan rock alternatif yang berasal dari Aguora Hills, California, di Amerika Serikat. Mereka sempat beberapa kali berganti nama, antara lain Xero, Hybrid Theory, 0818, hingga nama Linkin Park sampai sekarang. Nama "Linkin Park" sendiri merupakan plesetan dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park.

Sebelum Chester Bennington menjadi vokalis Linkin Park, Mark Wakefield lebih dulu menjadi vokalisnya. Namun, ia keluar dari Linkin Park untuk menjari proyek lain (menjadi manajer grup band Taproot)� saat itu menggunakan nama Hybrid Theory � untuk menjadi manajer grup musik Taproot. Bassis Dave Farrell alias "Phoenix" juga pernah keluar sebentar dari Linkin Park untuk mengikuti tur bersama band lamanya, Tasty Snax. Sedangkan 4 personil lainnya � Brad Delson, Mike Shinoda, Joe Hahn, dan Rob Bourdon � selalu bertahan di Linkin Park sejak awal pembentukannya.

Linkin Park telah merilis 3 album studio, yaitu Hybrid Theory, Meteora, dan Minutes to Midnight. Linkin Park juga merilis album Live in Texas, Reanimation, dan Collision Course, serta Hybrid Theory EP. Linkin Park sukses dalam mempopulerkan lagu-lagunya seperti Crawling, In the End, Numb, Somewhere I Belong, dan What I've Done. Secara total, album-album Linkin Park telah terjual sebanyak 50 juta keping.

Awal mula

Awal pembentukan Linkin Park yaitu pertemuan Mike Shinoda dan Brad Delson (gitaris Linkin Park) di kelas 7. Lalu mereka membentuk band bernama Xero. Brad juga bermain untuk band Relative Degree, salah satu personilnya yaitu Rob Bourdon (drummer Linkin Park). Mike berkenalan dengan Rob melalui Brad dan Rob bergabung dengan Xero. Saat kuliah, Brad berkenalan dengan Dave "Phoenix" Farrell (bassis Linkin Park) yang merupakan teman sekamar Brad. Mike, yang mengambil jurusan ilustrasi di Universitas Seni Pasadena, bertemu dengan Joe Hahn (turntablis Linkin Park). Kemudian, Dave Farrell dan Joe Hahn bergabung bersama Xero. Dave sempat meninggalkan Xero untuk bergabung kembali ke band lamanya, Tasty Snax.

Mulanya, mereka merekrut Mark Wakefield sebagai vokalis, lalu diambil alih oleh Chester Bennington (mantan vokalis Grey Daze) sampai sekarang, sedangkan Mike lalu jadi rapper. Sialnya, karena nama Xero sudah dipakai grup lain, mereka terpaksa mengganti nama menjadi Hybrid Theory. Lalu setelah ditolak 3 kali, Hybrid Theory berhasil diterima oleh sebuah perusahaan rekaman bernama Warner Bros. Records setelah sukses meluncurkan EP yang berjudul Hybrid Theory EP pada tahun 1999 sebanyak seribu keping. Namun, pada saat itu Mike sempat memiliki masalah dengan Jeff Blue, manahaernya. Jeff Blue mengatakan bahwa Mike tidak usah rapping, cukup bermain keyboard saja. Kejadian ini menginspirasi Mike untuk menulis lagu Get Me Gone (Fort Minor)

Sekali lagi, mereka terpaksa mengganti nama karena nama Hybrid Theory mirip dengan nama grup musik Hybrid yang berasal dari Wales. Daripada dianggap band yang sama, mereka memilih berubah nama lagi menjadi Linkin Park. Namun, sebelum bernama Linkin Park, mereka sempat mengganti namanya menjadi 0818. Nama ini juga baru diketahui pada pertengahan 2009, saat Brad Delson berbicara di acara wisuda di UCLA, Los Angeles, pertengahan 2009 lalu. Nama Linkin Park diambil Chester dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park. Agar bisa mengelola situs web sendiri, Chester mengubah ejaannya menjadi Linkin Park. Setelah itu, mereka berhasil membeli situs web [http://www.linkinpark.com/ LinkinPark

Hybrid Theory

Linkin Park meluncurkan album pertamanya, Hybrid Theory, pada tanggal 24 Oktober 2000 dengan singel pertama One Step Closer. Namun, yang lebih terkenal adalah singel Crawling dan In the End. Lagu ini telah membuat Linkin Park menjadi populer. Penjualan album itu melebihi 15 juta keping. Linkin Park lalu merilis edisi spesial dari Hybrid Theory, dengan 2 lagu baru High Voltage (Reprise) dan My December (lagu).

Linkin Park lalu merilis album aransemen ulang dari Hybrid Theory, Reanimation. Album ini pun meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 10 juta kopi. Singelnya, Pts.Of.Athrty, tidak sepopuler singel di Hybrid Theory, namun cukup terkenal. Linkin Park, melalui Mike Shinoda dan Joseph Hahn, juga sempat bekerja sama dengan band The X-ecutioners dalam pembuatan singel It's Goin' Down. Linkin Park juga membentuk kelompok fans mereka bernama Linkin Park Underground, serta mulai mengadakan tur sendiri bernama Projekt Revolution, setelah sering diundang ke festival musik.

Meteora

Tanggal 25 Maret 2003, Linkin Park merilis album kedua bertitel Meteora. Nama tersebut diambil dari nama tempat ibadah di atas puing-puing di Yunani. Album ini juga meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 11 juta kopi. Singelnya adalah Somewhere I Belong, Faint, Numb, From the Inside, Lying from You, dan Breaking the Habit.

Meteora memenangkan banyak penghargaan. Antara lain Penghargaan MTV kategori "Video Rock Terbaik" untuk lagu "Somewhere I Belong" dan "Penghargaan Pilihan Pemirsa" (Breaking The Habit). Linkin Park juga memenangkan penghargaan lain yaitu "Penghargaan Musik Radio 2004", "Penghargaan Artis Tahun Ini" dan "Penghargaan Lagu Tahun Ini" melalui lagu "Numb". Mesikpun album Meteora tidak sesukses Hybrid Theory album ini masuk 3 besar penjualan album di Amerika Serikat tahun 2003.

Linkin Park juga mengadakan Projekt Revolution Tour ke-2 serta sibuk ikut konser. Di sela-sela waktu itu, Linkin Park berhasil menyelesaikan rekaman album konser mereka, "Live In Texas", yang berisi lagu-lagu saat konser Linkin Park di Texas.

Proyek Sampingan

Atas permintaan MTV, Linkin Park berkolaborasi dengan Jay Z dalam album "Collision Course". Materi album ini adalah remix dari sebagian lagu-lagu Linkin Park dalam album "Hybrid Theory" dan "Meteora" serta lagu-lagu Jay Z dalam album "Blueprint" serta "The Black Album". Album tersebut dirilis tahun 2004 dan menghasilkan 2 singel, yaitu Numb/Encore yang mendapat penghargaan Grammy kategori "Lagu Rap Terbaik" dan "Kolaborasi Terbaik".

Pada tahun 2005, Linkin Park lebih mengutamakan konser amal. Mereka membantu korban tsunami pada bulan Desember 2004 dalam konser bertajuk Music For Relief. Linkin Park juga membantu mengumpulkan uang untuk korban Badai Katrina tahun 2004. Sementara itu, Mike Shinoda bergabung dengan Fort Minor dalam album "The Rising Tied". Chester Bennington juga punya proyek solo yang dinamai Snow White Tan yang selanjutnya populer dengan nama Dead By Sunrise.

Pada 13 Oktober 2009, Dead By Sunrise meluncurkan album perdananya, yang berjudul Out Of Ashes. Namun sebelum mereka meluncurkan album, mereka terlebih dahulu merilis sebuah singel, yaitu Crawl Back In.

Linkin Park dan Artifical Life Inc. juga rencananya akan merilis game untuk iPhone dan iPod Touch, Linkin Park: 8-Bit Rebellion, pada Januari 2010.

Minutes to Midnight

Pada tahun 2006, mereka mulai merekam materi untuk album terbaru Linkin Park, yaitu "Minutes To Midnight". Banyak yang mengkritik Linkin Park karena sering tertunda peluncurannya. Walaupun begitu, Linkin Park menjamin bahwa album tanggal 14 Mei 2007 ini pantas untuk dikoleksi. Menurut Linkin Park, mereka menamai album barunya "Minutes To Midnight" (menit-menit menuju tengah malam) karena adanya isu nuklir di bumi ini yang dapat menghancurkan dunia pada saat tengah malam.

Sebanyak 100 lagu demo telah diciptakan namun hanya 12 yang dimasukkan ke dalam album. Tidak heran kalau album ini direkam selama 14 bulan. Dalam album Minutes To Midnight, unsur musik nu metal kurang kental. Walaupun demikian, album ini tetap digemari. Buktinya adalah album ini terjual hampir sebanyak 625 ribu kopi dalam pekan pertamanya (sebuah rekor dalam tahun 2007). Album studio ketiga ini diproduseri oleh Mike Shinoda dan Rick Rubin, mantan personil Beastie Boys. Singel pertamanya, "What I've Done", sudah mulai diputar di radio pada tanggal 2 April 2007. Minutes To Midnight juga menduduki tangga teratas Billboard. Pada tanggal 20 Agustus 2007, Linkin Park merilis singel keduanya, yaitu "Bleed It Out". Dan, pada bulan Oktober, Linkin Park merilis singel "Shadow of the Day". Lalu disusul dengan Given Up (Maret 2008), dan singel terakhir dari "Minutes To Midnight", Leave Out All The Rest (Juli 2008).

Lagu "No Roads Left" bisa didapatkan melalui pemesanan lewat iTunes. Sementara lagu "Qwerty" bisa didapatkan di EP berjudul Linkin Park Underground v6.0.

Mereka juga merilis lagu "New Divide" yang dipakai untuk soundtrack film terbaru Transformers yaitu Transformers: Revenge of the Fallen.Lagu ini juga sudah mencapai posisi 6 di Amerika Serikat, di Inggris mencapai posisi 20, dan mendapat penghargaan dalam kategori "Best Scream Song of the Year" di Spike TV.

Album Studio Keempat

Belakangan ini banyak yang berkata bahwa Linkin Park telah "mati". Padahal tidak. Mereka bahkan sedang bekerja pada album studio keempat mereka. Lagi-lagi Rick Rubin yang menjadi produsernya. Sampai pada Bulan November 2009, mereka sedang fokus pada 5 lagu, setelah sebelumnya terdapat 60 lagu demo, kemudian disaring menjadi 20. Durasinya pun akan lebih panjang dari lagu-lagu Linkin Park lain pada umumnya (sekitar 4-5 menit). Dan, untuk ke depannya, setelah album keempat dirilis, Linkin Park berjanji akan berusaha mengeluarkan album barunya lebih cepat.

Jenis Musik


Aliran

Pada awal pembentukannya, Linkin Park beraliran rock. Setelah masuknya seorang DJ atau turntablis bernama Joe Hahn, Linkin Park mengganti alirannya menjadi hip-hop. Namun, pada album Hybrid Theory, Linkin Park mengganti lagi alirannya menjadi nu metal dan rapcore. Demikian juga pada album Meteora, hanya saja Linkin Park juga menambahkan unsur elektronika.

Pada album Minutes To Midnight, segalanya berubah total. Linkin Park benar-benar mengurangi unsur nu metal secara spesifik. Sebagai gantinya, Linkin Park menggunakan aliran alternative rock. Ini jelas sebuah eksperimen mengingat kesuksesan Linkin Park dengan genre nu metal dalam album sebelumnya. Tetapi, ternyata eksperimen itu berhasil.

Teknis

Linkin Park jarang menggunakan teknik melodi gitar namun petikan gitar. Selain itu, rap dari Mike Shinoda sering muncul di banyak lagu. Terkadang Chester berteriak dalam beberapa lagu.

Lagi-lagi, perubahan terjadi di album Minutes To Midnight. Linkin Park mengurangi unsur rap dari Mike. Rapnya hanya ada di 2 lagu, yaitu Bleed It Out dan Hands Held High. Sementara vokal Chester lebih dominan dibanding sebelumnya. Linkin Park juga bermain lebih lembut.

Linkin Park Underground

Ini adalah kelompok penggemar Linkin Park yang dibentuk tahun 2001 oleh Linkin Park dan Jessica Sklar. Jika bergabung dengan LPU (singkatannya) maka bisa memperoleh merchandise khusus untuk anggota LPU. Seperti kaus, asbak, buku, ringtone ekslusif, lagu ekslusif, video eksklusif, dan album LPU setiap tahunnya. Sejauh ini album LP Underground v9.0 merupakan terobosan terbaik, karena di dalam album itu seluruh lagunya adalah lagu-lagu demo yang belum pernah dirilis oleh Linkin Park sebelumnya. Ditambah lagi ada lagu demo Across The Line, sebuah lagu yang paling banyak dibicarakan pada forum Linkin Park sejak DVD Making of Minutes to Midnight dirilis. Lagu ini sebelumnya memiliki judul Japan.

Anggota Sekarang

1. Chester Bennington � vokal
2. Rob Bourdon � drum
3. Brad Delson � gitar
4. Dave "Phoenix" Farrell � bass
5. Joseph Hahn � turntable, sampling
6. Mike Shinoda � backing vocal, sampling, rap, keyboard, gitar

Mantan Anggota

1. Mark Wakefield � Vokal
2. Scott Koziol � Bass (Stand-in)
3. Kyle Christener � Bass (Stand-in)

Album Studio

1. Hybrid Theory - 24 Oktober 2000
2. Meteora - 25 Maret 2003
3. Minutes to Midnight - 15 Mei 2007
4. Songs From The Underground EP - 27 November 2008
5. A Thousand Suns - 14 September 2010


Album Konser

1. Live In Texas - 18 November 2003
2. Road to Revolution: Live at Milton Keynes - 24 November 2008
3. Live From SoHo (iTunes Exclusive EP) (2008)

Album Singel

1. One Step Closer (2001)
2. Crawling (2001)
3. Papercut (2001)
4. In The End, Pt.1 (2001)
5. In The End, Pt.2 (2001)
6. In The End EP (2002)
7. Pts.of.Athrty (2002)
8. Somewhere I Belong (2003)
9. Faint (2003)
10. Numb, Pt.1(2003)
11. Numb, Pt.2 (2003)
12. From The Inside (2004)
13. Breaking The Habit (2004)
14. MTV Ultimate Mash-Ups Presents: Collision Course - Numb/Encore - Exlusive (2004)
15. Numb/Encore (2004)
16. What I've Done (2007)
17. Bleed It Out (2007)
18. Shadow Of The Day (2007)
19. Given Up (2008)
20. Leave Out All The Rest (2008)
21. New Divide (2009)
22. The Catalyst (2010)

Album Demo

1. Hybrid Theory 8 Track Demo (1999)
2. Hybrid Theory 2 Track Demo (1999)
3. Hybrid Theory 9 Track Demo (1999)
4. Raw Power (2000)
5. The Wicked World Of Warner Bros./Reprise: Ozzfest Sampler 2000 (2000)
6. Hybrid Theory Sampler Tape (2000)
7. Linkin Park Sampler Tape (2000)

Album Remix

1. Reanimation - 30 Juli 2002
2. Collision Course - 30 November 2004

Beberapa band yang berhubungan dengan Linkin Park

1. Fort Minor - Proyek sampingan Mike Shinoda
2. Dead By Sunrise - Proyek sampingan Chester Bennington
3. Hybrid Theory - Nama lama Linkin Park
4. Xero - Nama lama Linkin Park
5. Tasty Snax - Band lama Dave "Phoenix" Farrell
6. Grey Daze - Band lama Chester Bennington
7. Black Mask- Band Lama Rizky Toluhula Dan Mike Shinoda
8. Julien-K - Band yang bekerjasama dengan Chester Bennington di side-project mereka, Dead By Sunrise


sumber: stafaband.info

Selasa, 10 April 2012

"Kapal Hantu" Tsunami Terlihat di Kanada




Puing akibat tsunami Jepang menyebar ke lautan)


Seandainya bukan di Jepang, korban tsunami 11 Maret 2011 bisa 200.000 jiwa.
Jejak-jejak tsunami yang menggulung Jepang masih saja terlihat. Meski peristiwa itu sudah setahun berlalu. Baru-baru ini, sebuah kapal pemancing ikan yang terseret gelombang gergasi 11 Maret 2011 lalu terlihat terapung-apung di pantai barat Kanada.

Seperti dimuat BBC, patroli pesawat udara yang terbang di atas laut British Columbia menjumpai kapal rusak tak berawak itu. Kapal tersebut diperkirakan memiliki panjang 50 meter, terombang-ambing ombak sekitar 275 kilometer dari Pulau Haida Gwaii, Jumat 23 Maret 2012.

Kapal itu adalah benda besar pertama yang ditemukan, di antara jutaan ton reruntuhan akibat tsunami yang menyeberangi Lautan Pasifik. Diduga kuat tak ada satu orang pun yang berada dalam kapal yang terdaftar di Hokkaido, Jepang.

Kementerian Transportasi terus memantau kapal ini sebagai polutan laut, dan mempelajari kemungkinan ia bisa menjadi penghalang lalu lintas transportasi laut.

Sementara, senator Amerika Serikat, Maria Cantwell mengatakan, kapal tersebut diharapkan mengarah ke selatan. "Pada lintasan dan kecepatan sekarang, kapal tak akan menepi, setidaknya dalam 50 hari."

Gempa 9,0 skala Richter dan tsunami yang menggulung Jepang menghasilkan 25 juta ton puing, demikian menurut para peneliti University of Hawaii. Antara empat hingga delapan juta ton tersapu ke lautan, dua juta ton di antaranya masih mengapung di atas air laut.

Puing-puing dalam jumlah besar diperkirakan tidak akan mencapai Amerika Utara sampai Maret 2014.

Seandainya bukan Jepang

Meski 20.000 orang tewas dan hilang dalam gempa dan tsunami, seandainya lokasi kejadiannya bukan di Jepang, untuk bencana sedahsyat itu, jumlah yang tewas bisa berkali lipat.

Gempa 9,0 SR yang melanda Jepang adalah gempa terbesar yang pernah mengguncang negara itu, sekaligus gempa nomor empat terkuat yang tercatat dalam sejarah. Lindu memang relatif sedikit makan korban jiwa, yang paling bahaya adalah tsunaminya.

Untungnya, saat itu 90 persen penduduk di perairan dievakuasi secara efektif. Demikian menurut Patrick Corcoran, ilmuwan dari Oregon State University. Dia mengatakan, gempa dan tsunami Jepang berpotensi menewaskan 200.000 orang. Jika itu terjadi di Barat Laut Pasifik, misalnya.

"Adalah sifat manusia, tak peduli dengan ancaman jangka panjang, seperti siklus bencana 300 tahunan," kata dia, seperti dimuat situs sains, Our Amazing Planet. "Perlu pergeseran budaya, dari sama sekali tak berpikir soal risiko gempa dan tsunami, menjadi bersiap menghadapinya."

Orang Jepang, Corcoran mengatakan, telah menyadari ancaman gempa dan tsunami selama ratusan tahun. Beda dengan penduduk wilayah barat laut Pasifik yang baru sadar dalam hitungan dekade.

Corcoran mengimbau, masyarakat di daerah rawan gempa mulai mengidentifikasi kawasan tinggi di dekat tempat tinggal mereka, lokasi kerja, juga tempat rekreasi.

Adalah tugas warga dan pemerintah memastikan wilayah itu mudah diakses. Dan, yang tak kalah penting, harus rajin melakukan simulasi bencana.

"Masyarakat kita cenderung meremehkan simulasi," kata dia. "Padahal simulasi bisa jadi penyelamat kehidupan, ini yang dipelajari dari Jepang." (umi)


sumber: http://yasirmaster.blogspot.com/2012/03/kapal-hantu-tsunami-terlihat-di-kanada.html

5 monumen teraneh didunia

1. Mimizuka ( Kyoto, Jepang )

Monumen ini didirikan untuk memperingati tewasnya 38.000 warga Korea akibat pembantaian Samurai² Jepang pada kurun 1592-1598.Namun bukan berarti dibangun karena banyaknya jenazah yang berada di sana,melainkan karena di sanalah tempat di kuburkannya anggota tubuh warga Korea yg dibantai berupa telinga dan hidung mereka.




2. Monumen Bawah Air ( Grenada )
Monumen ini di bangun oleh Pematung Jason de Caires Namun Taylor. Monumen ini dapat ditemui di dasar Teluk Moliniere di Grenada, yang terdiri dari puluhan patung yang dibangun di atas tanah dan terendam di daerah itu sejak Mei 2006. monumen bawah air Taylor seharusnya menyoroti proses ekologis dan mereka sendiri bertindak sebagai terumbu karang buatan untuk kehidupan laut lokal.

Patung-patung yang terletak di bagian yang dangkal Teluk Moliniere dan mudah diakses oleh penyelam.




3. Monumen Penis ( Cangchun China)
Siapa yang mengira bahwa penis terbesar di dunia akan berasal dari Cina dari semua tempat? Monumen ini berdiri kokoh di tengah² Longwan Dukun Amusement Park, di Changchun. Monumen setinggi 30 kaki (± 9,9 meter) ini tebuat dari konstruksi baja yang dilapisi totem jerami. Walaupun sempat di protes akibat banyak nya anak² yang berkunjung ke taman tersebut,pemerintah setempat cuek² aja.


4. Monumen "Sepatu Bush" (Tikrit,Irak)
Monumen ini di bangun untuk memperingati seorang jurnalis Irak yang dengan semangat "kepahlawanan" berani melempar sepatu ke pada Presiden AS waktu itu George W. Bush.Bahkan Kejadian pada Desember 2008 tersebut dijadikan sebuah catatan sejarah di buku Ensiklopedi bangsa Irak.


5. Monumen Enema (Zheleznovodokh,Russia)
Monumen ini di bangun untuk memperingati sembelit yang sering menyerang warganya (WTF).enema sendiri berarti memasukkan cairan ke dalam anus.Monumen perunggu ini dibangun dengan memakan biaya $42.000 dengan tinggi sekitar 5 kaki dan berat sekitar 800 pon.









sumber: http://forum.vivanews.com/aneh-dan-lucu/330913-5-monumen-teraneh-didunia.html

Mobil Angkot Bergaya Fast and Furious

Pemilik angkot di Padang sungguh kreatif. Mereka memodifikasi kendaraannya hingga menjadi eye-catching. Konon, untuk menyulap angkot menjadi gaul itu ada yang menghabiskan dana hingga puluhan juta rupiah.



Angkot di Padang kebanyakan berbasis Suzuki Carry atau Kijang kapsul. Setelah dimodif, tampilannya tak kalah dengan mobil-mobil di film The Fast and The Furious yang dibintangi Vin Diesel.
Full modifikasi, mulai body kit sampai sound system dan layar LCD, plus lampu-lampu warna-warni penghias luar dalam. Ada pula yang di-ceper-kan (rendah ke tanah). Dari depan, ada yang terlihat seperti lambang Autobot-nya Transformers, garang ala film balap penjara Death Race, atau bahkan membentuk hidung McLaren F1.

Stiker tulisan dan berbagai logo juga menghiasi sekujur badan angkot. Ala mobil balap penuh sponsor. Dan, yang unik, tidak sedikit yang memasang kamera di dalam mobil untuk mengawasi para penumpang!



Bukan satu-dua saja. Hampir semua angkot di Padang seperti itu. Jadi, kalau nongkrong di perempatan, ketika ada dua atau lebih angkot berjajar menunggu lampu menyala hijau, pemandangannya seperti garis trek lurus start/finish sebuah sirkuit. Seperti melihat prosesi start ajang balapan.

Kalau malam lebih seru lagi. Warna-warni lampu begitu mencolok. Musik hip-hop (bukan dangdut koplo) mendentum di setiap mobil, membuat semua menjadi seperti diskotek berjalan. Fasilitas luar biasa mengingat ongkosnya hanya Rp 2.000 sekali naik (bisa Rp 3.000 hingga Rp 4.000 kalau jauh).

Memang, Padang bukan satu-satunya kota yang punya angkot nyentrik di Indonesia. Balikpapan, Kalimantan Timur, juga begitu. Manado, Sulawesi Utara, juga begitu. Hanya, di Balikpapan dan Manado masih ada aliran modifikasi "agak elegan." Kalau di Padang, benar-benar ekstrem permak wajah dan dalam mobil.



Kalau dicari-cari, tidak ada yang tahu persis kapan fenomena angkot modifikasi ala balap itu dimulai. Namun, menurut Yudha Putra, 33, angkot "keren" mulai terlihat sejak akhir 1990-an "Tapi, modifikasi ketika awal-awal itu baru sederhana. Belum seperti saat ini," kata Yudha, sopir angkot jurusan Siteba-Pasar Raya Padang, kepada Padang Ekspres (Jawa Pos Group/JPNN).

Kijang kapsul yang dikendarai Yudha berwarna biru, keluaran 2000. Mobil itu nyaris penuh stiker. Ceper, plus variasi spoiler di depan dan belakang. Lampu di bagian depan berwarna biru kerlap-kerlip, senada dengan warna mobil. Sound system begitu mencolok, beberapa speaker besar menghiasi ruang penumpang.

Kata Yudha, modifikasi ekstrem mungkin baru dimulai sekitar 2004. Sejak saat itu hampir semua jurusan dalam kota diisi oleh "mobil-mobil balap." Mulai saat itu juga, hiasan LCD, kamera, dan lain-lain mengisi interior.

Riko Syafrianto, 30, sopir angkot lain, menyebutkan modifikasi angkot baginya adalah untuk peningkatan rasa percaya diri ketika berebut penumpang. "Ada rasa bangga jika mobil yang kami bawa itu bagus dan modifikasinya mantap. Tapi, sopir lain mungkin bisa jadi punya pendapat lain," tuturnya. Riko menambahkan, modifikasi angkot ikut menentukan jumlah setoran ke juragan atau pemilik angkot. Itu juga semakin menunjukkan pentingnya modifikasi dalam menarik minat penumpang.

"Kalau modifnya sederhana, paling setorannya antara Rp 110 ribu sampai Rp 130 ribu sehari. Tapi, kalau full modif, setoran bisa mencapai Rp 170 ribu per hari," ungkapnya. Pentingnya modifikasi untuk meningkatkan omzet itu ditegaskan Muhammad Dayat, 25, sopir jurusan Batas Kota-Tabing-Pasar Raya Padang. Apalagi, kalau ingin merebut segmen anak sekolah, yang merupakan pangsa pasar utama angkot.

"Orang Padang ini seleranya sangat memilih. Kalau hanya polos atau standar, mereka tidak mau naik mobil kita. Jika sudah demikian, tentu saja kita kalah bersaing. Lihat saja ke sana, yang modif penuh penumpang, yang polos lebih sepi," sebut Dayat sembari menunjuk beberapa angkot yang lewat di depannya.

Modifikasi angkot adalah biaya ekstra yang "wajib" dikeluarkan pemilik dan sopir angkot. Biayanya pun bervariasi. Ada yang hanya Rp 5 juta. Ada yang lebih dari Rp 40 juta. Angkot Suzuki Carry yang disopiri Muhammad Dayat termasuk paling ekstrem, habis lebih dari Rp 40 juta.

"Bayangkan saja. Untuk sound system saja sudah Rp 28 juta. Plus perombakan bodi. Misalnya menukar ekor Suzuki Carry dengan ekor Toyota Avanza, yang habis sekitar Rp 12 juta. Belum lagi pembuatan variasi-variasi dari fiber lain untuk luar dalam," beber Dayat.

Siapa yang membiayai modifikasi" Jika pemilik angkot tidak mau mengeluarkan biaya, biasanya sopir akan mencari pinjaman. Lantas sang sopir mengangsurnya setiap hari dari potongan setoran. Tidak jarang ada sopir yang berani mendanainya sendiri. "Cuma kalau para sopir, biasanya mendanai yang ringan-ringan saja. Misalnya, memasang berbagai stiker di bodi atau boneka-boneka di bagian dalam. Yang besar-besar, juragan yang mendanai," terang Syafrion, 36, sopir angkot Tabing-Pasar Raya Padang.

Sejumlah pemilik angkot mengaku modifikasi sudah menjadi keharusan. "Kalau tidak, tidak ada sopir yang mau mengoperasikan angkot. Mereka beralasan angkot polos tidak laku," sebut Afif Syahril, 45, pemilik angkot Siteba-Pasar Raya Padang.

Pemilik angkot, seperti Afif, sebetulnya tak mau tahu soal modifikasi. "Tapi, ini sudah menyangkut pendapatan. Ya, mau bagaimana lagi. Harus!" tandasnya. Persaingan modifikasi pun memberikan berkah bagi bengkel-bengkel modifikasi di Padang. Bila bengkel di kota lain harus memburu pasar penggemar otomotif, di Padang pasar utamanya mungkin justru angkot.

Zam Januik, 40, yang kerap dipanggil dengan nama Zamzami, termasuk yang menuai keuntungan dari adu modifikasi angkot ini. Dia mengaku berinvestasi membuat toko cutting sticker EPM di Jalan Aru, Kecamatan Padang Timur, gara-gara angkot. Hendera Rahman, 46, pemilik sebuah bengkel modifikasi lain, mengaku memperoleh pendapatan lumayan. "Yang masuk bengkel saya mengeluarkan biaya Rp 2,5 juta hingga Rp 28 juta," ujarnya.

sumber: http://forum.vivanews.com/aneh-dan-lucu/332821-mobil-angkot-bergaya-fast-furious.html

Hal Unik Dari Google

Kita semua sudah mengenal mesin pencari satu ini, Google. Mencari apapun sudah tersedia di Google dengan hanya menuliskan kata kunci di kolom search. Tetapi mungkin belum banyak yang tahu, banyak keunikkan tersembunyi yang bisa kita lihat Google ini.

Berikut diantaranya berbagai keunikan Google yang bisa kita lihat dan coba sendiri.
 
 
1) Logo dan menu Google jatuh bertebaran
Buka halaman web google, kemudian ketikkan google gravity, tetapi jangan di tekan Enter terlebih dahulu, melainkan klik link I’m Feeling Lucky (jika membuka Google.com) atau klik Saya lagi beruntung (ketika membuka google.co.id) dan lihat animasi yang muncul setelahnya.

Tidak hanya disitu, masih ada yang unik, kita bisa menarik logo atau link-link yang berjatuhan dan menggeser atau melempar keatas, dan otomatis mereka akan jatuh kembali, seakan karena adanya gaya gravitasi.



 
2) Membuat tampilan halaman google miring
Sebelumnya tips ini bisa didapatkan dengan mengetikkan kata atau pencarian tilt, tetapi sepertinya efek itu tidak muncul lagi. Alternatifnya, ketikkan kata pencarian askew, dan lihat perubahan tampilan google yang sekarang menjadi miring.

 
 
3) Animasi link google menjadi bola/bulatan
Buka halaman web google.com kemudian ketikkan kata google sphere tetapi jangan di tekan enter, melainkan klik lagi link I’m feeling Lucky atau Saya lagi beruntung (dalam bahasa Indonesia) dan lihat perubahan tampilan web google.



 
Berikut diantaranya berbagai keunikan Google yang bisa kita lihat dan coba sendiri.

 
 
Jika sudah dicoba namun tidak berhasil, mungkin web browser anda yang tidak mendukung. Coba gunakan browser semisal Chrome atau Firefox.
 
sumber: http://forum.vivanews.com/aneh-dan-lucu/332886-hal-unik-dari-google.html

Blogger Visitors

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More