A world without love is a chaos

Because love can unite everyone.

Rabu, 15 Agustus 2012

Trompet yang Terdengar Hingga Puluhan Kilometer

Penduduk Pegunungan Alpen di Swiss mewarisi alat musik tiup paling jauh terdengar sepanjang sejarah manusia. Bunyinya dapat terdengar hingga sejauh puluhan kilometer, melintasi lembah-lembah Alpen yang menjulang.


Trompet para penduduk Alpen ini disebut alpenhorn. Bentuknya sangat panjang, bisa mencapai dua kali lipat tinggi orang yang memainkannya. Mungkin tampak repot digunakan, apalagi saat harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Tak usah kuatir, alpenhorn masa kini bisa dicopot-copot sehingga muat dalam tas.

Menurut riwayat, alpenhorn pertama kali disebutkan pada tahun 1527 dalam buku catatan milik biara St. Urbanus di Swiss.

Dari generasi ke generasi, gembala dan peternak selalu membawa alpenhorn dan meniupkannya dari padang rumput di puncak-puncak gunung sebagai kode kepada keluarga di desa yang mengartikan "semuanya baik-baik saja."

Selain itu, alpenhorn juga digunakan untuk memanggil sapi-sapi yang akan diperah. Peternak sapi perah di Swiss sudah lama percaya bahwa alunannya yang lembut turut membuat sapi-sapi tenang selama pemerahan.

Dahulu kala, alpenhorn juga kerap digunakan sebagai panggilan perang untuk para pria. Sementara kini, lebih sering dipakai untuk mengamen saat musim dingin tiba.

Bahan baku
Trompet Alpen ini biasanya terbuat dari pohon cemara gunung. Pasalnya, pohon cemara di lereng-lerang yang curam tumbuh melengkung pada pangkalnya.
William Hopson, perajin alpenhorn di Amerika Serikat.
Harga persatuannya bisa mencapai USD 5000 / alphorn.ca

Seorang pembuat alpenhorn, setelah memilih pohon yang akan dipakai, membelah batang cemara menjadi dua bagian. Bagian dalam dicungkil menggunakan pahat khusus membentuk setengah lingkaran.

Bagian dalam itu kemudian dikikis dan diampelas hingga mulus. Si perajin lantas merekatkan kedua belahan tersebut, melilitnya erat-erat dengan rotan kayu betula. Ia juga membuatkan dudukan dari kayu untuk menyangga trompet ini sewaktu dimainkan.

Cara memainkan
Sekilas, alpenhorn tidak mempunyai lubang, tuts, atau katup yang perlu ditekan-tekan. Nyatanya, trompet ini bisa menghasilkan 12 nada alami. Kesulitannya adalah mengatur aliran udara yang ditiupkan ke dalam pipa untuk menghasilkan nada yang diinginkannya.

Meski tidak semua lagu bisa dimainkan dengan instrumen ini, seorang peniup yang mahir bisa memainkan beragam melodi yang memukau.

Banyak komponis ternama menyertakan alpenhorn dalam aransemen orkestra, seperti misalnya Leopold Mozart (ayah Wolfgang Amadeus Mozart) menulis "sinfonia Pastorella" untuk orkestra dan "Corno Pastoiritio". Demikian juga Beethoven, dalam salah satu simfoni pastoralnya, meniru bunyi terompet Alpen untuk membangkitkan suasana kehidupan gembala.
sumber: 

Inilah Daftar Kebudayaan Indonesia yang Diklaim Malaysia

Rencana pemerintah Malaysia untuk mengklaim Tari Tor-Tor yang berasal dari Sumatera Utara sebagai wariswan budaya milik Negeri Jiran menyita perhatian banyak pihak. Belum jelas alasan dari pihak Malaysia mengapa menyebut Tari Tor Tor sebagai bagian dari budaya mereka, namun yang pasti, kasus klaim atas kebudayaan Indonesia ini bukan yang pertama kali terjadi.
Jadiberita melaporkan, ada beberapa warisan kebudayaan kita yang diakui oleh Malaysia sebagai miliknya, berikut lima diantaranya:

1. Angklung


Website Malaysia Menyatakan Angklung Sebagai Budaya Malaysia
Dalam situs www.musicmall_asia.com disebutkan bahwa angklung berasal dari Malaysia tepatnya berada di kota Johor. Musik angklung merupakan pengiring kesenian kuda kepang. Klaim ini membuat masyarakat Indonesia marah, namun pemerintah Malaysia membantah melakukan klaim atas alat musik khas Jawa Barat tersebut.

2. Reog Ponorogo


Reog Ponorogo
Awal dari klaim ini adalah pada saat website Kementerian Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Malaysia dengan alamat situs http://www.heritage.gov.my memasang gambar Reog Ponorogo dan menyebutnya sebagai tarian asal Malaysia yaitu Tari Barongan. Komentar menentang pun bermunculan, sampai akhirnya Pemerintah Jawa Timur berupaya mendaftarkan Rego Ponorogo untuk mendapatkan hak paten tingkat dunia.

3. Rasa Sayange


Partitur Lagu Rasa Sayange
Pada bulan Oktober 2007, iklan pariwisata Malaysia bertajuk �Malaysia, Truly Asia�, menggunakan lagu rakyat. Liriknya terdiri dari campuran Bahasa Inggris, Melayu dan Mandarin, tetapi, jika didengarkan lebih lanjut, terdapat lirik �� Rasa sayang sayang hey�. Yang sangat mirip dengan lagu Rasa Sayange, lagu turun temurun rakyat Maluku.
Protes keras muncul dari Indonesia. Terutama di Internet, bahwa Malaysia �mencuri� lagu Rasa Sayange untuk mempromosikan pariwisata mereka.
Tapi Tengku Adnan Tengku Mansor, Menteri Pariwisata Malaysia ketika itu menyatakan, Rasa Sayang �versi mereka dari lagu Rasa Sayange �adalah lagu rakyat di kepulauan Nusantara, dan Indonesia tak bisa mengklaim punya lagu tersebut. Sementara menurut Menteri Penerangan Malaysia, YB Dato menegaskan bahwa tidak ada niatan dari Malaysia untuk mengklaim lagu tersebut sebagai milik Malaysia.

4. Tari Pendet


Tari Pendet dalam Iklan Pariwisata Malaysia
Tarian khas asal Pulau Dewata tersebut juga tak luput dari klaim Negeri Jiran. Hal itu diketahui ketika dalam sebuah iklan pariwisata �Visit Malaysia� menampilkan cuplikan Tari Pendet tersebut. Meskipun begitu, pemerintah Malaysia berkilah bahwa mereka tidak melakukan klaim dan yang terjadi semata-mata hanya kesalah pahaman belaka.

5. Batik


Batik telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Indonesia oleh UNESCO
Pada saat awal kasus Klaim ini terjadi, Batik merupakan salah satu yang pertama di Klaim oleh Malaysia sebagai warisan kebudayaan milik negaranya. Pengakuan tersebut sempat membuat resah pengrajin batik dan juga menuai kemarahan rakyat Indonesia. Bahkan dalam laga final piala AFF lalu, sempat ramai informasi melalui Broadcast Message untuk memakai batik saat Indonesia bertanding melawan Malaysia. Klaim atas batik ini akhirnya dimenangkan oleh Indonesia dengan ditetapkannya batik sebagai warisan budaya Indonesia oleh Unesco pada 2 Oktober 2009.
Ada beberapa kebudayaan lain yang juga telah diklain oleh Malaysia. Khusus untuk Tari Tor-Tor masyarakat pengguna Social Media di Indonesia bersama membuat gerakan lewat hashtag#TortorpunyaIndonesia dan berencana menjadikannya sebagai Trending Topic Worldwide agar masyarakat dunia tahu bahwa Tari Tor Tor milik Indonesia.


sumber: www.klikunic.com

Selasa, 31 Juli 2012

kumpulan skin bubue desckclock

kali ini ane mau share skin bubue desckclock yang ada di hape ane gan. kira2 semuanya ada 9an...
buat agan yang mau, ni ane langsung share.
1.anroid2_by_ars23
2. blue-lexuz
3. Flip-date-up
4. galaxy-s-iiii
5. htc-sense-4-0-by-fire4010
6. JFX_Clock3
7. metro-clock-by-cellbass
8. modern
9. textclock
10. Circle_Line


oia, buat yang belum punya bubue desckclock nya, silahkan klik Disini.
buat make skinnya, pindahin aja langsung skin tersebut ke e://data/deskclock. ingat, skinnya jangan di extract.

maaf gan ane gak punya ss nya.

Belle topbar v3.0 Beta by measma

Ada kabar bagus nih gan buat yang make symbian. cz agan measma udah bikin belle topbar yang v3.0 beta. kelebihan yang v3.0 ini, kita bisa ngatur brightness atau kecerahan dari layar hape kita. maaf gan ane gak punya ss nya. cz belom sempat buat ngambil gambar.. hahaha

oia, ni linknya gan buat yang mau download, Disini.

seperti biasa, instal dulu belle topbarnya. udah tu, extract skin defaultnya ke c://belle top_bar/disini

Jumat, 06 Juli 2012

tema trance blue dan tehkseven

ane mau bagiin 2 tema sekaligus gan.... yang prtama trance blue ama tehkseven..

ni penampakannya gan......


ini linknya gan,, trance blue: disini
                        tehkseven: disini

Kamis, 05 Juli 2012

Tema anna metro black


ane mau sharing lagi nih gan.... bukan aplikasi tapi tema...

nih penampakannya

kl  agan mau download, silahkan klik disini

Blogger Visitors

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More